Minggu, 30 Mei 2010

Cerita di balik ISL 2010

Akhirnya Indonesia Super League (ISL) berakhir. Namun ada cerita menarik dari akhir liga sepak bola kasta tertinggi di Indonesia ini. Mulai dari peraih top scorer dan jumlah gol di akhir pekan lalu.
Hal unik ketika ISL berakhir, yaitu ketika beberapa tim ISL meraih skor besar dengan margin gol di atas 3 gol, atau mencetak lebih dari 3 gol.

Entah tim itu tidak lagi bersemangat bermain karena sudah akhir musim, atau memang ada 'main belakang'. Kami tidak tahu, tapi beberapa tim berhasil mencetak gol dengan skor besar di akhir pekan lalu yaitu: Arema, Bontang FC & Pelita Jaya.

Arema menang atas Persija dengan skor 5-1 padahal Arema berstatus sebagai tim tamu.

Bontang pun mengalami nasib yang sama, melumat Persebaya dengan skor yang sama pula, dan Bontang sendiri sedang berusaha keluar dari zona degradasi.

Pun dengan Pelita, mereka menang 6-3 atas Persela. Pelita sendiri masih rawan degradasi jika menang dengan selisih gol mereka kecil maka mereka tetap degradasi, karena masih menunggu hasil tanding ulang Persik vs Persebaya.

Namun cerita lain adalah diantara tim yang akan degradasi justru baru Persitara yang pasti turun kasta, sisanya, masih menunggu hasil Persik vs Persebaya (Tunda) yang merupakan tanding ulang.

Sebelumnya Persik vs Persebaya di putuskan menang WO untuk Persebaya karena Persik tidak bisa menggelar pertandingan. Namun PSSI memberikan keringanan Terhadap Persik. Dalam kasus Persik ada indikasi bahwa PSSI ingin menurun kastakan Persebaya dan Menyelamatkan salah satu tim agar bertahan di ISL. Pasalnya manager Persebaya adalah orang yang begitu aktif menyuarakan agar ketum PSSI di ganti.

Cerita lain yaitu kerusuhan di Papua antara suporter Persipura dan Persiwa. ya derby Papua ini ternyata berakhir ricuh. yang unik Justru Manager Persiwa menjadi provokator kerusuhan itu. Dia meminta agar suporter Persiwa membalas apa yang di lakukan suporter Persipura.

Tapi ada cerita lain di balik carut-marutnya liga pesepak bolaaan Indonesia, yaitu bergantinya top scorer kepada Aldo Baretto (Bontang FC) padahal sebelumnya C.Gonzales menjadi Top Scorer 4 musim berturut-turut dan di unggulkan menjadi top scorer lagi musim ini.



0 komentar:

Poskan Komentar

Setelah membaca artikel di atas diharap meninggalkan komentar.

Blog ini dofollow dan tidak di moderasi.
Setiap komentar akan langsung ditampilkan.

TRANSLATE THIS BLOG

Translate this page from Indonesian to the following language!

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified