Akhirnya tahun 2010 tiba. Seluruh warga dunia merayakanya dengan bahagia, tak terkecuali Indonesia. Meski pada tanggal 30-Desember Indonesia harus berduka cita atas wafatnya Bapak Bangsa K.H. Abddurahman Wahid atau yang lebih akrab di panggil Gus Dur. Tetapi kemeriahan pesta tahun baru tetap saja ada. Kemeriahan terlihat di mana-mana jalanan ramai oleh kendaraan bermotor.
Tapi banyak isu tentang 2010 ini menurut para normal, mulai dari adanya bencana Longsor, Banjir, bahkan Tsunami kecil. Namun tetap saja itu hanya ramalan, sebagai manusia kita hanya berserah diri kepada Sang Pencipta. Namun tetap saja ketakutan menyelimuti warga Indonesia. Dari pada memikirkan hal yang mungkin belum tentu terjadi (karena hal itu bisa di cegah) lebih baik kita terus melangkah ke depan menatap hidup yang lebih baik. Lupakan masa lalu yang kelam.
Boleh kita melihat kembali ke masa lalu, tetapi hanya sekedar mengingat saja. Jangan terlalu sering melihat ke belakang karena hal itulan yang akan membuat kita jatuh. Ibarat menaiki motor, kita harus melihat ke depan agar dapat mengendarai motor dan sesekali melihat ke belakang untuk melihat kendaraan lain.
Begitu pula hidup tatap masa depan dan ikuti jalan, sesekali melihat ke belakang untuk introspeksi diri.
Mari Tatap 2010 Dengan Optimis
Senin, 04 Januari 2010
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)






semoga di 2010 impian dapat terwujud. tetap optimis
BalasHapusamin...
BalasHapus